Kebutuhan Data Berkecepatan Tinggi pada Algorithmic Trading
Dalam perdagangan frekuensi tinggi (High-Frequency Trading), satu milidetik dapat menentukan profitabilitas suatu posisi. Pengembang bot trading crypto harus memilih protokol komunikasi yang tepat antara REST API dan WebSockets saat mengintegrasikan bot kuantitatif dengan exchange global seperti Binance atau OKX.
Karakteristik REST API
REST (Representational State Transfer) berbasis pada model request-response HTTP tradisional. Setiap kali bot membutuhkan data harga terbaru atau ingin mengirim order, bot harus membuka koneksi TCP baru, mengirim request, menerima response, dan menutup koneksi. REST API sangat baik untuk aksi berkala (stateless) seperti mengirim perintah transaksi (Order Execution) atau menarik data historis (K-line candlesticks).
Karakteristik WebSockets
WebSockets menyediakan saluran komunikasi dua arah penuh (Full-Duplex) yang terus terbuka di atas satu koneksi TCP. Sekali jabat tangan (handshake) berhasil dilakukan, exchange akan terus mengirimkan feed harga terupdate (Ticker, Trade streams, Order-book depth) secara real-time langsung ke bot tanpa perlu bot mengirimkan request berulang kali. Ini menghemat bandwidth dan mengurangi latensi hingga di bawah 10ms.